Passion Itu Tidak Instan! Dua Super Woman Ini Bagikan Proses Apa Yang Harus Mereka Alami

Bekasi – RumahMillennials.com | Memasuki hari kedua Bincang Daring Muspada, Museum Sumpah bersama dengan Rumah Millennials dan Eventori kembali menggelar keseruan secara virtual dengan para bintang tamu spesial. Tema Bincang Daring Muspada di hari kedua ini adalah “Anak Muda Berkarya, Kebanggaan Bangsa”.

Selain ada pertunjukan seni, Bincang Daring Muspada di hari kedua Minggu 15 Agustus 2021 ini, ada penampilan musik spesial dari Fadillah Hamdani di awal acara.

Sementara itu, dalam sesi diskusi yang dipandu Bayu Adhitama, Creativepreneur MC, menghadirkan dua wanita super yang masih muda tapi memiliki prestasi yang membanggakan. Dua wanita itu yakni Bethary Estetika, Head of Public Relation Posthink.idn dan Putri Pariwisata Gorontalo 2017, serta Brigita Meliala, yang merupakan musisi dan tampil di acara kemerdekaan virtual di Istana Negara RI.

Baik Bethary dan Brigita, keduanya sama – sama wanita dengan usia yang sangat muda namun sudah melewati berbagai proses untuk menemukan apa yang menjadi passion mereka dan menghasilkan suatu prestasi serta dampak positif. Bethary sebagai Putri Pariwisata Gorontalo 2017 memiliki banyak kegiatan yang ia tekuni saat ini. Dia bekerja dari jam 8 pagi hingga 5 sore di perusahaan e-commerce, penggiat komunitas di Posthink.idn sebagai public relation, dan baru saja dikaruniai seorang anak. Perannya sebagai pekerja, penggiat komunitas, istri & ibu, serta Putri Pariwisata Gorontalo, membuat Bethary harus bisa memiliki manajemen waktu yang baik.

Bethary membagikan tiga tips bagaimana mengatur waktu dengan baik. Pertama, tentukan prioritas. Dari beberapa aktivitas, fokus untuk mengerjakan apa yang sedang dikerjakan saat itu baru ke yang lain – lain. Kalau ada waktu kosong di sela – sela jam kerja, Bethary biasa gunakan untuk berkontribusi di komunitas. Kedua, pahami kapasitas diri. Tidak hanya dari segi kemampuan, tapi juga kesehatan fisik dan mental karena percuma saja kalau banyak kegiatannya tapi ujung – ujungnya sakti. Ketiga, mulai open-minded dalam arti tidak boleh saklek cuma mau a, b, c. Lakukan evaluasi diri apakah kegiatan saat ini bisa membuat dirimu berkembang atau tidak, dan apakah kontribusi yang sudah diberikan sudah cukup maksimal.

Di sisi lain, Brigita bercerita bagaimana dirinya memilih musisi sebagai profesi yang dia jalani saat ini bukanlah suatu hal yang tiba – tiba datang begitu saja. Passion Brigita di dunia musik terutama bernyanyi, sudah ia tekuni sejak SMA saat dia ikut band. Dulu, Brigita merasa bingung hidupnya mau dibawa kemana, namun karena dia menikmati setiap kali tampil dipanggung sebagai penyanyi dan membaur dengan lingkungan yang sama – sama memiliki minat terhadap musik, Brigita akhirnya memahami dirinya bahwa musik adalah passionnya.

Brigita mengingatkan bahwa passion itu tidak dibangun sehari-dua hari atau setahun-dua tahun tapi melalui proses yang cukup panjang beserta lika-likunya. Ambil kesempatan – kesempatan yang ada mumpung masih muda, lalu jalani dulu jangan bilang tidak bisa padahal belum mencoba. Dari semua kesempatan itu, nantinya kamu paham apa makna passion bagimu dan apa yang menjadi passion kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *