Mau Sukses Dalam Berbisnis Sekaligus Berikan Dampak Positif? Kolaborasi Kuncinya!

Bekasi – RumahMillennials.com | Menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76, Museum Sumpah Pemuda (Muspada) berkolaborasi dengan Rumah Millennials dan Eventori mengadakan Bincang Daring Muspada dengan mengangkat tema “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh: Pemuda BaPer (Bawa Perubahan), secara daring. Acara yang diadakan selama dua hari yakni Sabtu 14 Agustus dan Minggu 15 Agustus 2021 itu, juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni hiburan dan sesi diskusi.

Acara dibuka dengan penampilan seni pertunjukan drama bertema Betawi dan tarian medley daerah. Selanjutnya, Kepala Museum Sumpah Pemuda, Titik Umi Kurniawati memberikan sambutan sekaligus membuka Bincang Daring Muspada. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama dua entrepreneur muda yaitu Dea Salsabila Amira, CEO & Co-Founder Rentique, dan Tyovan Adi Widagdo, Founder Edumo, Bahaso, dan Vemobo. Sesi diskusi kali ini, dipandu oleh Sandika Dewi, CEO Speak Project dan Wakil Ketua Bidang Public Speaking Rumah Millennials.

Menurut Dea, peran generasi muda baik millennial maupun gen z sangat penting dalam membawa perubahan besar bagi Indonesia. Dea menekankan pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik saat masih di usia muda, untuk terus mengembangkan diri dan memperluas pergaulan yang nantinya akan menjadi bekal pemuda/i saat turun ke masyarakat dengan membawa ide dan inovasi untuk membuat perubahan.

Dalam hal ini, pengalaman Dea saat mendapatkan kesempatan dari PBB untuk pergi ke berbagai negara membawa kampanye perdamaian dunia dan berpidato di kantor PBB di Geneva, Swiss, menjadi awal perjalanan Dea saat memulai usahanya dalam memberdayakan petani kopi bersama U-Farm dan membangun bisnis Rentique. Kemampuan Dea untuk mengajak berbagai pihak saling berkolaborasi, ketekunan, komitmen, dan semangat pantang menyerah saat menghadapi tantangan berhasil membuat banyak perubahan di masyarakat. Seperti, petani kopi yang lebih berdaya dalam memasarkan produknya langsung ke konsumen, dan bisnis Rentique yang bukan hanya membantu para wanita tampil lebih cantik tetapi juga berkontribusi mengurangi limbah dari industri fashion yang ternyata menjadi salah satu penyumbang limbah terbanyak kedua di dunia.

Seperti halnya Dea, Tyovan juga menjadi entrepreneur muda yang sudah banyak berkontribusi memberikan dampak dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Tyovan mengajak generasi muda untuk aktif di berbagai kegiatan seperti komunitas, agar dapat lebih banyak pertukaran informasi dan memperluas networking. Tyovan melihat komunitas sebagai sarana kontribusi secara langsung ke masyarakat. Selain itu, dengan berkomunitas kita menjadi belajar satu sama lain dan bersama – sama memberikan dampak dan manfaat positif. Maka dari itu, meskipun sudah menjadi entrepreneur sukses, Tyovan tetap aktif di komunitas seperti bergabung ke Rumah Millennials.

Salah satu kunci kesuksesan Tyovan selain berkomunitas adalah fokus pada solusi. Permasalahan di masyarakat selalu ada, maka sebagai generasi muda solusi apa yang bisa diberikan dalam menyelesaikan masalah tersebut? Dengan melihat masalah sebagai peluang dan fokus pada solusi, Tyovan paham apa yang bisa dia kontribusikan ke masyarakat.

Selain acara Bincang Daring Muspada, ada juga rangkaian kegiatan lainnya yang bisa sobat millennials ikuti. Pertama, ada lomba videografis tingkat nasional dengan tema “Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda” khusus bagi mahasiswa dengan total hadiah pembinaan sebesar Rp 51 juta rupiah. Kedua, pameran daring 118 tahun W.R. Supratman dengan judul “Melodi Bangsaku” yang bisa kamu tonton secara premiere di channel YouTube Muspada pada 19 Agustus 2021. Ketiga, penyuluhan virtual tentang sejarah dan Museum Sumpah Pemuda pada tanggal 26 & 27 Agustus 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *