Spesial Kemerdekaan: 6 Fakta Unik di Balik Kemerdekaan Indonesia

Selamat Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia! Wahh Sobat Millennials, hari ini, negara kita tercinta genap berusia 76, loh! Tepat 76 tahun yang lalu, Ir. Soekarno mengumandangkan Proklamasi yang menjadi titik awal perjalanan pemerintahan Indonesia. Mengapa perjalanan pemerintahan? Karena, pada saat sebelum kemerdekaanpun, Indonesia sudah mengukir banyak sejarah. Setuju apa setuju? Hehehe.

Kemerdekaan tahun ini mengusung tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Dengan harapan, meskipun saat ini kita sedang dilanda krisis di berbagai sektor, krisis tersebut tidak mematahkan semangat kita. Justru, hal itu dapat membuat kita tangguh kemudian bertumbuh. Nah, Sobat Millennials tahu gak sih kalau ternyata banyak banget hal-hal yang menarik dari kemerdekaan Indonesia? Penasaran kan? Yukkk langsung aja cekidot!

1. 17 Agustus 1945 jatuh pada bulan Ramadan 1366 Hijriah

Tak hanya itu, 17 Agustus 1945 juga jatuh di hari Jumat loh, Sobat Millennials!

2. Indonesia mendapatkan pengakuan dari negara lain, yaitu Palestina pada 6 September 1944

Pada saat itu, proklamasi memang belum dikumandangkan. Meskipun demikian, Amin Al Husaini, seorang saudagar kaya Palestina dan Muhammad Ali Taher tegas mendukung Indonesia melalui siaran radio. Gak sampai di situ, kedua tokoh Palestina ini juga gak sungkan untuk melobi negara Timur Tengah yang ada di Liga Arab untuk mendukung Indonesia, loh!

3. 2 jam sebelum pembacaan Proklamasi, Ir. Soekarno terdiagnosa Malaria oleh dokter pribadinya

Namun, atas saran dokter, Ir. Soekarno tetap bisa melanjutkan Proklamasi meskipun harus membatalkan puasanya untuk meminum obat dan disuntik.

4. Karena upacara yang diadakan, tiang bendera yang digunakan saat itu juga terbuat dari bambu yang kemudian ditancapkan di tanah

5. Bagian Putih Di Bendera Merah-Putih Gunakan Sprei

Karena saat itu (16 Agustus 1945) kain putih yang ada hanya berukuran 50 sentimeter, akhirnya, Ibu Fatmawati menggunakan sprei yang ada di dalam lemarinya untuk dijahitnya. Kemudian, untuk bahan berwarna merahnya, Ibu Fatmawati dapat dari pemuda Bernama Lukas Kastaryo, yang dibelinya dari seorang penjual soto. Kain merah dan putih pun disatuak dan dijadikan sebagai bendera dalam upacara.

6. Naskah asli Proklamasi Indonesia tidak disimpan oleh pemerintah

Melainkan, oleh seorang wartawan Bernama BM Diah. Teks tersebut ditemukan Diah di tempat sampah kediaman Laksamana Maeda dan dikembalikannya setelah 46 tahun Indonesia merdeka.

Oke, sobat millennials! Segitu aja yang bisa aku sampaikan. Kalau sobat millennials tahu fakta-fakta unik seputar kemerdekaan dan gak tersampaikan di artikel di atas, bisa langsung comment aja, ya! Tetap di rumah aja dan patuhi protocol kesehatan ya, Sobat Millennials!

Sekali lagi, Dirgahayu, Indonesiaku ke-76!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *