Review Buku: #MillennialInvestor Investasi Ala Milenial

JAKARTA – RumahMillennials.com | Topik investasi memang selalu menarik untuk dibahas buat generasi millennial yang semakin hari semakin melek finansial. Namun untuk buku yang satu ini, beda banget dari buku – buku investasi lainnya yang fokus ngomongin soal produk – produk investasi dan tips berinvestasi soal financial. Buku #MillennialInvestor karya Dea Salsabila Amira dan Priscila Maulina Juliani Siregar bukan cuma ngomongi soal investasi dari segi finansial, tapi investasi dari segi kehidupan.

Sebelum bukunya mereka dibedah, yuk kepo sedikit soal profil dua wanita cantik ini. Dea Salsabila Amira merupakan founder dari Ur-Farm, sebuah bisnis sosial yang sudah memberdayakan lebih dari 120 petani kopi di Jawa Timur dan Jawa Barat. Dea membuka bisnis barunya lagi bernama “Rentique” yang ia sebut sebagai “Netflix For Fashion”, karena konsepnya orang – orang bisa menyewa baju on demand. Sosok yang sekarang menjadi bagian dari Rumah Millennials sebagai Ketua Bidang Fashion, merupakan satu – satunya pemuda Indonesia yang memberikan pidato mengenai perubahan iklim dan perdamaian dunia di kantor PBB Geneva, Swiss.

Dea Salsabila Amira

Sedangkan Priscila Maulina Juliani Siregar atau yang biasa dipanggil Cila, merupakan Juara 5 Putri Pariwisata 2015, Juara Favorit Abang None Jakarta, dan Miss Green Tourism. Saat ini Cilla sedang mengambil kelas untuk Certification Financial Planner, dan berencana membuka usaha jasa di bidang konsultasi finansial.

Priscila Maulina Juliani Siregar

Buku #MillenniaInvestor ini diawali dengan penjelasan soal generasi millennial secara umum kemudian dilanjutkan dengan pembahasan soal hal – hal yang berhubungan self-development bagi millennial. Titik inilah yang membedakan buku #MillennialInvestor dengan buku – buku investasi atau finansial lainnya, karena bukan cuma memberikan pemahaman soal investasi, tapi penjelasan paling mendasar alasan berinvestasi dan kenapa anak jaman now kok susah amat diajakin investasi. Soal gaya hidup hedon ala anak millennial, Dea dan Cilla kasih tahu penyebabnya:

1. Being “consumptive” is in our DNA

Ilustrasi konsumtif, Gambar: Life Saids

Keluar hape versi terbaru dari merek favorit, langsung beli. Konser dari artis ternama, langsung beli tiket. Belinya pake duit dari mana? Macem – macem, bisa dari ngutang, nabung berbulan – bulan, jualin investasi. Perilaku konsumtif inilah yang jadi permasalahan utama millennial sulit atur keuangannya, karena selain untuk memuaskan diri, mereka harus terlihat “keren” dihadapan lingkaran sosialnya.

2. Fear of Missing Out (FOMO)

Gambar: Hacked

Takut dianggap gak gaul, kudet (kurang update), gak dianggap nge-hits, dll. Travelling tiap bulan dengan budget mahal, supaya keliatan nge-hits di Instagram terus dapet banyak likes sama nambah followers. Ini juga yang jadi penghalang buat millennial atur keuangannya. Jadi uang satu bulan gaji + intensif, bisa habis cuma gegara ini.

3. “Young, Dumb, and Broke = Part of being Generasi Millennial?”

Ilustrasi, Gambar: Femina

Tiga kata pertama di atas sebenarnya judul lagu milik penyanyi yang lagi naik daun, Khalid. Lagu itu menggambarkan kondisi anak muda sekarang, yang menurut Cilla dan Dea pola pikir millennial yang “mumpung masih muda dan hidup cuma sekali, udeh seneng – seneng aja. Urusan duit kan bisa dicari, ngapain miki repot – repot ampe investasi segala”. Akibatnya, millennial miskin hanya karena menuruti kebutuhan gaya hidupnya aja, dengan alasan ingin beli pengalaman

4. Generasi Millennial = Generasi Instan?

Ilustrasi, Gambar: Youthmanual

Yang satu ini sering jadi perbincangan buat para pakar bisnis, researcher, sama pemerintah tentang perilaku millennial. Ada benarnya millennial itu mau serba instan, karena hidup di era kemudahan dengan adanya teknologi sehingga mikirnya “kalo bisa dapet lebih dalam waktu singkat, buat apa lewatin proses yang panjang?”. Rupanya ini sikap yang berbahaya, ketika ingin mendapatkan kekayaan dengan cepat tanpa proses, berarti bisa jadi menghalalkan segala cara.

Supaya sobat millennial gak kejebak dalam gaya hidup hedon seperti yang dijelasin diatas, Cila dan Dea udah nyiapin tips buat kamu atur keuangan serta rekomendasi investasi yang bisa kamu jalanin. Kalau mau punya neraca keuangan yang sehat hari ini dan ke depannya, maka dari sekarang kamu juga harus mengubah mindset kamu soal pengelolaan uang, dan harus sabar. Karena investasi itu memang bikin “menderita” hari ini, tapi membahagiakan di kemudian hari.

Rumus mengelola ala Cila dan Dea seperti ini:

40 + 30 + 10 + 10 + 5 + Kebaikan

  • Kebutuhan (40%)

Yang jelas keperluan kamu sehari – hari, seperti makan, tempat tinggal, transportasi, utilitas (air, listrik, kuota internet, dll.)

  • Cicilan (30%)

Buat yang punya KPR (Kredit Kepemilikan Rumah atau KPM (Kredit Kepemilikan Mobil), serta KTA (Kredit Tanpa Agunan) pastikan 30% dari pendapatanmu dialokasiin untuk membayar cicilan tersebut tepat waktu.

  • Investasi (10%)

Investasi memiliki peranan terpenting untuk dapat mencapai keamanan finansial. Contoh investasi adalah emas, reksadana, saham, property, peer to peer landing. Buat yang gak punya cicilan, nah 30% pendapatanmu bisa dialokasiin ke investasi.

  • Dana Darurat (5% – 10%)

Dana darurat berfungsi sebagai dana utama yang digunakan untuk membayar di awal atau istilahnya dapat dijadikan bumper saat kita dalam keadaan genting.

  • Rekreasi 5%

Siapa bilang gak boleh seneng – seneng? Boleh kok, tapi 5 % aja ya. Jangan sampai kamu kebablasan ngehabisin uang buat hang out, nonton film, atau shopping.

  • Kebaikan, persepuluhan, dan zakat (10% / 2,5%)

“We make a living by what we get but we make a life by what we give”

Tentunya ungkapan ini enggak cuma sekadar kata – kata manis saja, tapi sedikit kebaikan yang kita berikan kepada mereka – mereka ini memiliki manfaat yang tidak terhingga. Beramal gak bakalan bikin kita tambah miskin, justru tambah kaya.

Udah ngatur keuangannya, sekarang langsung aja ngebahas instrument investasi yang direkomendasi sama Cilla dan Dea. Perlu kamu ketahui, berinvestasilah sesuai dengan kebutuhan keuanganmu dan tujuan. Pelajari setiap instrument lebih lanjut, sebelum memulai investasi jangan sampai kamu kena investasi bodong, atau terlalu berlebihan yang bikin kamu rugi bukan untung.

  • Emas

Emas jadi investasi favoritnya Cilla dan Dea. Harga ema situ lebih bertahan lama jika dibandingkan dengan harga minyak mentah, selain itu tren harga emas naik jika dilihat dari dulu hingga sekarang. Kamu bisa beli emas atau logam mulia lewat aplikasi di mobile apps seperti Indogold atau Brankas Logam Mulia. Dengan uang Rp 20.000,- aja, kamu udah bisa beli emas seberat 0,02 gram.

  • Reksadana

Reksadana itu intinya dana investasi kita dikelola oleh manajer investasi yang professional dan ahli di bidangnya. Jadi kamu gak perlu bersusah payah untuk membaca dan menganalisis pasar. Berinvestasi di reksadana hanya memerlukan uang Rp 100.000,- terus ada juga aplikasinya seperti Bareksa. Kamu bisa memantau pergerakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau total kekayaan bersih yang kita miliki secara online.

  • Saham

Saham juga jadi favoritnya Cilla dan Della, karena jika kamu menekuni investasi ini dan sabar, maka akan sangat menguntungkan. Saham itu surat kepemilikan suatu perusahaan. Saat ini, saham yang diperdagankan Bursa Efek Indonesia, ada yang perlembarnya Rp 1.000,-, kalau punya modal Rp 100.000,- kamu bisa membeli 1 lot (100 lembar saham).

  • Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah koperasi, atau pihak lain dalam rangka pendanaan. Obligasi bisa dibeli di bank BCA, Mandiri, BNI, dan lainnya, terus gak perlu jadi nasabah prioritas. Tapi sebaiknya kamu punya SID terlebih dahulu, agar pada saat penjualan dimulai, kita tinggal membelinya secara online.

  • Peer to Peer Landing

Investasi yang ini cukup diminati oleh kalangan millennials. P2P landing merupakan sistem pemberi pinjaman uang kepada individu atau bisnis yang diberikan oleh peminjam (kreditur) atau sebaliknya. Pastikan melakukan riset dulu, sebelum investasi, dan yang paling penting sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK

  • Properti

Investasi ini dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan agar tidak terpengaruh dengan dampak inflasi yang semakin kejam. Selain pelindung inflasi, investasi property selalu stabil dan setiap tahun nilainya akan terus naik. Investasi property juga bisa jadi salah satu cara kamu buat dapetin passive income, seperti sewa rumah/apartmen atau kos – kosan.

  • Bisnis

Pernah denger pepatah begini “buatlah uang bekerja untuk anda, bukan anda bekerja untuk uang”. Nah, bisnis itu salah satu tujuannya adalah agar uang bekerja untuk kamu hari ini dan ke depannya. Asal kamu menekuni satu bisnis yang sesuai dengan passion atau concern kamu, itu akan menjadi salah satu lumbung uang.

Sebenarnya masih banyak lagi topik – topik menarik dalam buku #MillennialInvestor, seperti tantangan 30 hari, cerita latar belakang hidup Cilla dan Dea, serta kisah – kisah inspiratif dari teman – teman mereka. Itulah yang membuat buku #MillennialInvestor ini begitu unik, karena semua lini kehidupan berpadu jadi satu dalam tema investasi. Tidak hanya investasi dari segi finansial, tapi investasi dari segi kualitas hidup dan pengembangan karir. Kemasan buku dan bahasanya juga casual khas nuansa millennial. Saya sangat merekomendasikan sobat millennial buat baca buku #MillennialInvestor karya Cilla dan Dea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *