Jambore Nasional Relawan Kemanusiaan 2019

BELITUNG – RumahMillennials.com Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Jambore Nasional (JAMNAS) berlokasi di Pelangi Lake Resort, Desa Kecipun, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung 9-12 Oktober 2019. Acara ini dibuka oleh Bupati Belitung H Sahani Shaleh dan diikuti oleh 277 relawan kemanusiaan terpilih dari 10 Provinsi di Indonesia.

Kegiatan yang dimotori oleh BNPB ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi relawan kemanusiaan dari seluruh provinsi di Indonesia dan meningkatkan profesionalitas relawan bencana. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun dalam rangka pengurangan risiko bencana yang telah dilaksanakan sejak tahun 2014 lalu.

Jambore Nasional Penanggulangan Bencana tahun 2019 ini diisi dengan mendeklarasikan “Relawan Bela Alam” yang menuntut relawan menjunjung tinggi prinsip sukarelawan yaitu Pancaha Dharma.

Kegiatan Jambore Nasional ini terbagi dari berbagai rangkaian seperti kegiatan pengetahuan materi desk relawan PB, materi pembuatan jalur evakuasi, materi penulisan melalui media sosial, kegiatan bhakti relawan goes to village, penanaman pohon, bersih pantai, kegiatan lomba seperti simulasi pelaksanaan desk relawan, lomba pembuatan jalur evakuasi, lomba penulisan media sosial, lomba cerdas cermat dan yel-yel.

Upacara penutupan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Dalam sambutannya, Doni mengaku merasa bangga atas jerih payah dan kegigihan para relawan se-Indonesia itu. Baginya, mereka adalah pejuang kemanusiaan yang sangat berarti berarti masyarakat dan turut memajukan bangsa dan negara.

“Saya bangga kepada relawan yg bekerja tanpa pamrih. Kalian adalah pejuang kemanusian. Bangsa bisa maju karena terdiri dari pejuang-pejuang yang tangguh,” tegas Doni yang disambut tepuk tangan para relawan.

Di hadapan puluhan relawan yang hadir, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu kembali mengingatkan bahwa Indonesia berada dalam kawasan ‘ring of fire’ yang membuat negara dengan 34 Provinsi itu tak hanya kaya akan keindahan alam, kesuburan tanah akan tetapi juga sarat akan bencana alam seperti gempabumi, tsunami dan gunung berapi. Oleh karena itu, Doni berharap agar para relawan bisa menjadi pelopor penanggulangan bencana yang tangguh di setiap daerah dan selalu memberi contoh yang baik dimulai dari diri sendiri.

“Jadilah motor penggerak di setiap daerah. Jangan lelah berbuat terbaik untuk alam. Tidak ada alasan untuk tidak berbuat sesuatu,” ucap Doni.

Rangkaian acara penutupan tersebut diakhiri dengan acara ramah tamah dan jamuan makan malam Kepala BNPB dan Bupati Belitung bersama Relawan Penanggulangan Bencana se-Indonesia sekaligus menjadi puncak acara yang diselingi pembagian trofi dan plakat bagi pemenang lomba di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *