Diskusi Millennials Berkarir Bersama Para “Avengers” Indonesia Yang Berprestasi

Diskusi Millennials Berkarir Bersama Para “Avengers” Indonesia Yang Berprestasi

JAKARTA – RumahMillennials.com | Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional, MyStudyWorld (MSW) Global bersama Kemenristek DIKTI menggelar World Postgraduate Expo bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC) pada tanggal 12 – 13 Mei 2018.

Dalam acara tersebut, MSW juga berkolaborasi dengan Rumah Millennials untuk mengadakan diskusi terbuka dengan tema “Millennials Berkarir” dengan mengundang para “Avengers” alias pemuda – pemudi Indonesia yang telah berprestasi dengan karya – karya mereka dan karyanya telah memberikan kontribusi untuk Indonesia. Para ”Avengers” tersebut antara lain:

  • Daniel Oscar Baskoro – Innovation Project Assistant United Nations & Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden
  • Lina Yunita – Certified Financial Planner and Entrepreneur
  • Indra Sugiarto – Founder & CEO Masuk Kampus, Founder @kataliseducation, Co-Founder Aplikasi @Tentor.id
  • Vania Santoso – Founder, CEO Heystartic, XL Future Leader Program Facilitator
  • Marya Gusman – Miss Internet 2017, Indonesia’s Internet Service Provider’s Association, Public Speaker, Digital Marketer, PR Consultant, and Freelance Writer
  • Taufan Teguh Akbari – Founder Rumah Millennials & Dekan Fakultas Bisnis LSPR (Moderator)

 

Dari kiri; Daniel Oscar, Indra Sugiarto, Lina Yunita, Vania Santoso, Marsya Gusman, dan Taufan Teguh Akbari

Dalam sesi sharing session, setiap narasumber menceritakan perjalanan karir mereka, apa yang mendasari mereka untuk berkarir di bidangnya, dan karya – karya apa saja yang sedang dilakukan. Namun, sebelum dimulai sesi sharing session dan diskusi, moderator Taufan Akbari memaparkan berbagai fakta yang cukup unik mengenai dunia kerja di Indonesia.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2018, jumlah angkatan kerja di Indonesia meningkat dengan total 133 juta orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 24,7 juta dari data Feburari 2017.

Sebagian besar angkatan kerja tersebut berasal dari generasi millennials (generasi kelahiran 1980 – 2000, menurut Time Magazine). Tingkat penyerapan tenaga kerja dari generasi millennials meningkat.

Ditambah lagi, berdasarkan data tahun 2018, status pekerjaan utama yang dipilih oleh generasi millennials 38 % sebagai pegawai, karyawan swasta, dan buruh, lalu diikuti dengan status entrepreneur sebanyak 18,55 %, kemudian guru tetap sebanyak 16, 4 %, dan terakhir pekerja keluarga tak dibayar sebanyak 14,56 %.

Dari data tersebut, kita bisa melihat generasi millennials masih memilih pekerja professional atau bekerja untuk orang lain sebagai pilihan karir mereka. Yang perlu diperhatikan, status entrepreneur menjadi pilihan kedua bagi generasi millennials untuk berkarir.

Persentasenya memang masih 18,55 %, tapi apabila angka entrepreneur ditingkatkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat, menambah lapangan kerja, dan mengurangi pengangguran.

Karena itulah, banyak berbagai professional yang sudah sukses dengan karya – karya mereka ingin memberdayakan millennials agar millennials Indonesia bisa berkarya sebagai entrepreneur di bidang mereka masing – masing.

Atas dasar inilah, banyak para professional akhirnya turun ke lapangan, membuat suatu gerakan dalam bentuk komunitas online dan offline, yang tujuannya untuk memberdayakan generasi millennials.

Para “avengers” yang datang di diskusi terbuka dari MSW dan Rumah Millennials sudah turun ke lapangan, bertemu dengan berbagai anak muda baik yang masih SMA, mahasiswa, maupun working millennials untuk berbagi pengalaman, tips, dan berjejaring untuk berkolaborasi.

Forum diskusi ini menjadi salah satu wadah bagi generasi millennials untuk belajar dan bertemu langsung dengan para pemuda – pemudi yang sudah sukses lebih dulu di bidang mereka masing – masing.

Dari forum diksusi terbuka seperti ini, banyak keuntungan yang bisa diambil oleh millennials, salah satunya berjejaring dengan para narasumber dan sesama peserta, yang bisa menjadi potensial kolaborasi ke depannya. Kolaborasi adalah salah satu cara yang efektif untuk merealisasikan apa yang sudah menjadi tujuan karir generasi millennials yaitu berkarya.

Jadi manfaatkanlah wadah – wadah yang sudah diberikan para professional untuk meningkatkan diri sobat millennials. Saat sobat millennials bisa lebih berdaya, maka karir sobat millennials pun akan lebih terarah menuju ke arah yang lebih baik.(audi)

Public Relation at Rumah Millennials

Content creator on Youtube who share about interesting and unique story of Indonesia and also passionate with public speaking amd youth development

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *