Ini 10 buku recommended untuk dibaca tahun 2018 buat kamu millennials readers

Ini 10 buku recommended untuk dibaca tahun 2018 buat kamu millennials readers

RumahMillennials.com | Buku-buku ini sangat recommended untuk dibaca di tahun 2018, khususnya bagi produktif millennials yang punya bisnis dan berusaha untuk  mewujudkan work life balance goal…..

Ditengah persaingan yang semakin kompetitif saat ini sangat perlu bagi kita untuk selalu memperluas wawasan dan selalu meningkatkan pengetahuan, khususnya bagi kita para millennials yang knowledge nya masih sangat harus diperbanyak dan ditingkatkan lagi. Hal tersebut perlu dilakukan agar kita dapat beradaptasi dengan perubahan yang sedang terjadi, dan diharapkan dapat tampil sebagai pemenang dalam persaingan diberbagai bidang yang kita tekuni.

Salah satu media untuk memperluas wawasan dan menambah knowledge kita adalah dengan lebih banyak membaca. Mulai dari membaca buku konvensional, e-book, media online, dan berbagai media /platform lainnya agar kita selalu up date dengan perkembangan yang terjadi. Terlebih buat para millennials yang bergerak dibidang bisnis dan ingin mengembangkan bisnisnya, selain harus memperbanyak networking, membaca itu penting untuk meningkatkan knowledge kita agar dapat berhasil dalam menjalankan bisnis.

Selalu menambah knowledge untuk perkembangan bisnis itu sangat perlu dilakukan. Namun jangan juga dilupakan agar tetap memperhatikan work life balance kita, agar bisa menjadi millennials yang berkarya dan tetap bahagia. Dikutip dari www.businessinsider.in yang dipublish pada tanggal 21 Desember 2017, berikut ini adalah beberapa buku dengan tema bisnis dan work life balance yang direkomendasikan untuk menjadi bahan bacaan ditahun 2018.

1. “Your Best Year Ever” By Michael Hyatt – rencana akan diterbitkan pada 2 Januari 2018

Hyatt adalah penulis buku best seller yang mempunyai karir bervariasi. Setelah menjadi CEO dan entrepreneur, saat ini dia juga mempunyai Podcast yang bernama “This is your life”. Beberapa buku best seller yang pernah ditulis oleh Hyatt diantaranya buku yang berjudul “Living Forward” dan “Platform”. Buku “Your Best Year Ever” yang ditulis Hyatt adalah buku yang berisi tentang goal setting dan pencapaian di kehidupan pribadi dan kehidupan karir. Buku ini adalah lanjutan dari “5 Days to Your Best Year Ever” yang pernah diulas oleh Hyatt, yaitu tentang cara untuk menghindari kebuntuan dalam menjalani rutinitas harian dan menyelesaikan hal-hal yang memang harus menjadi prioritas. Bagi para millennials yang punya tujuan untuk segera bisa menciptakan work-life balance, mungkin bisa menjadikan buku ini sebagai salah satu referensi.

2. “The Right – and Wrong – Stuff” by Carter Cast – rencana akan diterbitkan pada 9 Januari 2018

Carter Cast adalah professor bidang manajemen di Northwestern’s  Kellog School. DIa telah bertahun-tahun dan banyak melakukan penelitian yang fokus pada pengembangan karir (career development) dan faktor utama yang mempengaruhi jenjang karir karyawan dengan background pendidikan yang tidak linier dengan karir yang dijalani. Cast telah membuat 5 pola dasar dalam menjalani karir berdasarkan gender, industry, dan pengalaman. Dia menekankan pada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing aspek tersebut. Hal tersebut dapat membantu untuk menentukan karir seperti apa dan bagaimana yang sesuai dengan pembaca, sehingga dapat mengambil keuntungan untuk karir yang dijalani.

 

3. “When to Jump if the Job You Have Isn’t the Life You Want” by Mike Lewis – rencana akan diterbitkan pada 9 Januari 2018

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Mike Lewis  memutuskan untuk bekerja seperti layaknya yang lain. Namun dia menemukan fakta bahwa meskipun gaji yang didapatkan lebih dari cukup, namun hatinya berkata bahwa pekerjaan tersebut  kurang dia suka. Akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, yaitu meninggalkan pekerjaan tersebut dan berusaha menemukan aktifitas yang sesuai dengan passion-nya, yaitu bermain squash. Lewis menemukan passion nya dengan bermain squash, hingga akhirnya dia memutuskan untuk menjadi pemain squash professional. Dengan keputusan yang dia ambil, dia dapat berbagi cerita dan inspirasi kepada orang lain untuk berusaha menemukan passion-nya dan segera berhenti dari pekerjaan yang tidak disenanginya. Dengan menampilkan kata pengantar dari Sheryl Sandberg yang merupakan COO Facebook , buku ‘When to Jump” adalah panduan untuk menemukan apa yang sebenarnya kita butuhkan dalam bekerja agar kita dapat merasa nyaman, dan menikmati pekerjaan tersebut sehingga work-life balance goal bisa tercapai.

4. “When” by Daniel H. Pink – rencana akan diterbitkan pada 9 Januari 2018

Daniel Pink adalah penulis buku tentang pengembangan diri dan professional sukses yang menjadi best seller seperti ‘Drive’ dan “To Sell is Human”. Dalam buku “When” yang diperkirakan terbit pada tanggal 9 Januari 2018 dia menjabarkan tentang waktu dan bagaimana itu berdampak pada kehidupan. Misalnya: apa saja rutinitas yang idealnya kita lakukan? Kapan waktu yang tepat untuk resign? Dan Kapan kita harus memutuskan untuk menikah?. Semuanya diulas dibuku ‘When” dengan berbagai penelitian dan disampaikan dengan cerita yang menarik.

Buku ini juga dapat melengkapi koleksi bagi para millennials yang ingin meraih work life balance goals lebih cepat dibanding orang pada umumnya.

5. “The Origin of Happines” by Andrew E Clark, Sarah Fieche, Richard Layard, Nattavudh Powdthavee dan George Ward – rencana akan diterbitkan pada 16 Januari 2018

Penulis buku ini terdari dari beberapa orang yang merupakan dream team untuk ilmu-ilmu social. Mereka adalah anggota dari ‘Wellbeing Programme” di London School of Economics Center for Economics Performance. Buku-buku mereka mengulas tentang hal apa yang paling kita dibutuhkan sebagai manusia dengan melakukan penelitian kepada lebih dari 100 ribu orang di beberapa negara yang berbeda. Buku ini juga dapat menjadi acuan untuk mengubah kebijakan yang saat ini ada dengan menjadi kebijakan yang benar-benar mengutamakan kemanusiaan sebagai priotitas utama.

 

 

 

6. “Rise and Grind” by Daymond John – rencana akan diterbitkan pada 23 Januari 2018

Daymond John dikenal sebagai mentor suatu acara “Shark Tank” selama 9 musim tentang entrepreneur muda. John mengeluarkan buku “Rise and Grind” ini sebagai lanjutan atas buku “Power of Broke” diterbitkan pada tahun 2016, yang membahas tentang apa yang dibutuhkan untuk memulai bisnis dari nol, berdasarkan pengalamannya mendirikan FUBU hingga menjadi perusahaan yang well established saat ini. Dalam buku terbaru, yaitu “Rise and Grind”, John menggambarkan perjalanan karirnya dan rekan sesama entrepreneurnya, mulai dari ritual, kebiasaan dan best practices untuk sukses yang berkelanjutan, baik sebagai pemilik usaha, pemimpin perusahaan, atau juga sebagai karyawan.

 

7. “The Culture Code” By Daniel Coyle – rencana akan diterbitkan pada 30 Januari 2018

Coyle baru saja bekerjasama dengan Cleveland Indians untuk memperlajari budaya untuk selalu tampil maksimal dan terus berkembang. Coyle adalah penulis salah satu buku best seller tahun 2009 yang berjudul “The Talent Code” dimana buku tersebut mengulas tentang bagaimana mengenali dan memanfaatkan potensi diri/ kekuatan diri kita secara maksimal. Sedangkan dalam buku “ The Culture Code” ini, Coyle ingin menjabarkan bagaiman cara agar bisa berhasil sebagai tim. Coyle memperlajari tentang keberhasilan suatu tim itu dari Pixar ke angkatan laut Amerika, dan menyimpulkan bahwa kesuksesan suatu tim dipengaruhi oleh rasa nyaman para anggota tim, pemahaman atas risiko dan tujuan bersama dari setiap anggota tim. Mantan senior vice president of people operations Google mengatakan bahwa buku ini adalah salah satu buku yang wajib dibaca ditahun 2018

8. “Great at Work” By Morten Hansen – rencana akan diterbitkan pada 30 Januari 2018

Hansen yang merupakan professor dibidang manajemen dari University of California, Berkley, juga merupakan seorang penulis buku best seller tahun 2011 yang berjudul “Great by Choice” dan merupakan salah satu top 50 pakar manajemen paling berpengaruh di dunia. Dalam buku terbarunya, yaitu “Great at Work” yang akan diterbitkan tanggal 30 Januari 2018, Hansen menceritakan bagaimana kita tidak harus melulu bekerja keras, tapi juga harus bekerja secara smart, dengan menggambarkan hasil dari penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 5000 manager dan karyawan. Hansen membagi hasil penelitiannya kedalam 7 princip bekerja secara smart yang dapat membantu para pembaca meningkatkan performance ditempat kerja, namun tetap mempunyai kualitas hidup yang baik dengan menerapkan work life balance.

9. “Crushing it” by Gary Vaynerchuk – rencana akan diterbitkan pada 30 Januari 2018

Vaynerchuk bukan hanya menjadi CEO di perusahaan periklanan VaynerMedia, dia juga merupakan salah satu tokoh paling popular untuk bidang entrepreneur dan penasehat karir. Dalam buku “Crushing It” ini Vaynerchuk menggambarkan cara kerja perusahaannya dan bagaimana dia menjalankan usahanya melalui wawancara di salah satu Podcast. Buku ini adalah buku terbaru Vaynerchuk yang merupakan kumpulan ilmu dari sudut pandangnya yang sangat bersemangat dengan penulisan yang blak-blakan.

 

 

 

10. “Brotopia” by Emily Chang – rencana akan diterbitkan pada 6 Feb 2018

Eksekutif produser Bloomberg dan sekaigus pembawa acara dalam acara Bloomberg Technology, yaitu Emily Chang telah melakukan berbagai wawancara dengan orang-orang yang berpengaruh dibidang teknologi dan “Brotopia”. Dia memfokuskan bagaimana menjanjikan dan membanggakannya jika bisa bekerja Silicon Valley bagi para laki-laki. Chang juga memaparkan interview dengan wanita-wanita paling berpengaruh dibidang teknologi yang juga adalah COO Facebook’s , yaitu Sherly Sandberg, CEO Youtube yaitu Susan Wojcicki dan mantan CEO Yahoo Marissa Mayer, untuk menyampaikan bagaimana wanita mempertaruhkan karir mereka untuk member kesempatan kepada yang lain, dan memaparkan bagaimana Valley sudah sejak lama lama mengusahakan keseimbangan bagi kaum perempuan ditempat kerja.

Selain buku-buku diatas, tentunya masih banyak lagi buku-buku yang dapat menjadi pilihan untuk menjalani tahun 2018 lebih baik dibandingkan tahun 2017. Namun apapun itu, yang jelas terus menambah knowledge dan networking untuk menciptakan kolaborasi itu adalah hal yang wajib dilakukan para millennials agar dapat terus berkarya, berdaya dan bermakna untuk masyarakat Indonesia dan dunia. Salam Millennials. (Kama)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *