Sudahkah Kamu Memiliki Pola Pikir Seorang Pemimpin?

Jakarta – RumahMillennials.com | Sekarang, dunia kita sudah berubah. Apakah kamu menyadari, kalau kamu dapat berpindah dari Jakarta ke London kurang dari 18 jam. Sadarkah kamu bahwa saat ini kita hidup dalam budaya baru, di mana interaksi tidak hanya bisa dilakukan secara fisik tetapi juga dalam virtual, yang memudahkan pertukaran pengetahuan, perputaran ekonomi dan penemuan inovasi dengan anggota dari berbagai negara lintas benua dan waktu yang merubah persepsi serta terbukanya pintu pintu peluang kemajuan yang besar.

Siap atau tidak, dunia sudah bertransformasi karena masifnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, setelah banyaknya dana yang mengalir untuk penelitian di berbagai sektor oleh para ilmuwan dan pakar yang bisa berkontribusi serta terus berinteraksi dengan instan. Lalu, sebagai generasi penerus bangsa yang akan menghadapi situasi dan kondisi yang tidak pasti tersebut, ada dua pilihan yang bisa kita ambil, apakah bertahan atau memilih untuk turut berkontribusi dalam gelombang perkembang tersebut.

Saya yakin sebagian besar dari kamu tentu akan memilih opsi kedua, bukan? Menjadi seorang aktor terdengar lebih baik daripada penonton. Tapi apakah kamu benar-benar siap untuk menghadapi tantangan-tantangan ketika melakukannya? atau biarkan saya membuatnya lebih sederhana “Apakah kalian benar-benar siap untuk menjadi seorang pemimpin?”

Sebagai seorang pemimpin, setidaknya kita memerlukan 4 karakteristik yang harus dimiliki kompetensi, kejujuran, dapat dipercaya, dan berwawasan ke depan, jadi izinkan saya mentransfer pertanyaan ini ke dalam pikiranmu.

Sudahkah kalian memiliki 4 karakteristik tersebut, atau paling tidak salah satunya?

Ada kutipan yang sangat umum di abad sebelumnya yang mengatakan “Roma tidak dibangun dalam sehari”, butuh waktu dan usaha untuk mencapai sesuatu. Mendaki selangkah demi selangkah, gerakan kecil terus menerus hari demi hari dalam kata yang disebut, proses, karena segala sesuatu yang dibuat secara instan selalu berakhir buruk. Itu juga terjadi pada pemimpin, dengan aturan sepuluh ribu kali melakukan sesuatu yang sama, jika kamu latih secara konsisten suatu saat nanti setelah pengalaman nomor 9999 kamu pasti bisa melakukannya. Seperti itulah sistem itu berjalan seharusnya.

Jadilah aktif, jangan statis dalam setiap situasi, doronglah batas kemampuanmu dalam mempelajari keterampilan atau skil baru berdasarkan hobi atau minat kalian, buatlah situasi dan kondisi yang mampu mengancam keseimbangan tubuh fisik maupun spiritual kalian, bersosialisasi, dengan bergabung dalam gerakan-gerakan untuk perubahan dunia yang lebih baik, baik dari segi pendidikan, lingkungan maupun ekonomi. Temukanlah koneksi dan rekan baru di setiap tempat yang baru dari berbagai latar belakang dan preferensi yang berbeda. Terakhir jelajahi dunia yang indah ini dengan mendaki gunung, menyelam atau snorkeling di lautan atau bahkan berjalan-jalan kecil di taman terdekat dari tempat tinggal kalian.

Sebagai anak muda berusia 18 hingga 25 tahun kita diberkahi dengan memiliki semangat yang berapi-api. Cobalah untuk mendetoksifikasi zat kimia seperti dopamin, adrenalin, dan lain sebagainya. Hal ini harus kita manfaatkan dengan cara-cara yang positif untuk membuat kita produktif setiap hari. Tidak ada lagi kemalasan, distraksi, ketidakkonsistenan, kegelisahan, menunda-nunda sesuatu atau masalah kaum masa muda lainnya yang mengganggu perkembangan kita.

Jadi, apa yang akan kamu pilih? Masih berbaring di kasur dengan ponselmu atau bangun untuk menggapai mimpimu?

Ditulis oleh:
Rabia Aladawiya – GenBI Universitas Negeri Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *