Siapapun Bisa Jadi Ketua BEM! Lika-Liku Belly Stanio Menjadi Ketua BEM

Jakarta – RumahMillennials.com | Halo, Sobat Millennials! Apa sih yang terbesit di benak kamu saat mendengar kata “Ketua BEM”? Menggelora, berkharisma, cerdas, dan kuat, mungkin adalah beberapa kata sifat yang menggambarkan seorang ketua BEM.

Ya, memang, untuk para organisator, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) menjadi salah satu organisasi bergengsi untuk dapat berjejaring dan mengasah kemampuan diri dalam lingkup kampus. BEM sendiri adalah organisasi eksekutif yang ada di universitas. Singkatnya sih, kalau di SMP dan SMA kan ada OSIS, nah kalau di universitas namanya BEM. BEM di kampus juga ada skalanya lho, sobat millennials! BEM-F (BEM Fakultas) yang ada di tingkat fakultas dan BEM-U (BEM Universitas) yang ada di tingkat universitas.

Oke, balik lagi ke ketua BEM nih. Sobat Millennials pernah gak sih kepikiran buat jadi ketua BEM? Masih ragu? Atau takut? Eitss, tunggu dulu! Sobat Millennials gak perlu khawatir. Kali ini, aku akan membagikan cerita Ketua BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) tahun 2019 yang sangat inspiratif. Yaps, siapa lagi kalau bukan Belly Stanio.

Belly Stanio atau yang kerap disapa Bang Belly merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Hukum 2016 UPNVJ. Pemilik nama lengkap Astatantica Belly Stanio Pulungan ini ternyata sudah berorganisasi sejak SMA. Saat itu, Bang Belly menjabat sebagai ketua MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas). Gak mau perjalanan organisasinya sia-sia, saat memasuki dunia perkuliahan, Bang Belly juga tergabung dalam salah satu klub yang ada di fakultasnya, yakni UPS (Unit Peradilan Semu).

Gak berselang lama, Bang Belly coba buat ikut salah satu lomba di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Waktu itu, ia dan timnya mengangkat kasus reklamasi dan illegal logging. Perjuangan ikut lomba juga gak gampang nih, sobat millennials. Soalnya, Bang Belly cukup kesusahan untuk mencari narasumber yang bisa diwawancarai tentang dua kasus tersebut. Singkat cerita, tim Bang Belly berhasil meraih Juara 2 sekaligus Berkas Terbaik dalam perlombaan itu. Sebagai mahasiswa baru, sudah pasti Bang Belly senang banget karena dapat membawa nama baik kampus di tingkat nasional.

Ikut klub udah, menang lomba juga udah. Tapi, bukan berarti perjuangan selesai. Mengingat, Bang Belly masih semester awal, jadi masih banyak yang harus di-explore lagi. Bang Belly yang juga tergabung ke dalam KSR PMI (Korps Sukarela Palang Merah Indonesia) cabang Jakarta Timur, akhirnya, ia bertekad untuk mendirikan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) KSR PMI. Perjalanan mendirikan UKM KSR PMI juga gak semudah membalikkan telapak tangan lho, Sobat Millennials! Soalnya, Bang Belly masih sangat awam tentang prosedur pembuatan UKM. Tapi, karena niatnya teguh dan adanya bantuan dari salah satu pendiri UKM kampus, akhirnya Bang Belly berhasil merintis KSR PMI.

Kemudian, nama Bang Belly mulai naik waktu ia terpilih menjadi pimpinan sidang (presidium) dalam Musyawarah Luar Biasa. Seiring berjalannya waktu, Bang Belly juga merambah ke BEM-U.  Ia menjabat sebagai DIRJEN SOSMAS (Direktorat Jenderal Sosial Masyarakat). Setelah Bem-U ditaklukkan, saat itu juga Bang Belly diangkat menjadi ketua PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru). Ajibnya, ini adalah PKKMB pertama yang dipegang oleh mahasiwa langsung lho, sobat millennials!

Bikin UKM sudah, menang lomba sudah, sampai ketua PKKMB juga sudah. Berbekal dari perjalanan dan pengalamannya, Bang Belly mencoba meluruskan niatnya untuk maju dalam pemilihan ketua BEM-U. Hingga akhirnya, pada tahun 2019, pria kelahiran Jakarta, 4 Juli 1998 ini berhasil pecah telur nih, Sobat Millennials! Yaps, ia terpilih menjadi Ketua BEM 2019/2020. YEAYYYY!!!!

Sampai akhir kepemimpinanya, hal yang paling bikin Bang Belly senang dan terus berdiri sebagai ketua BEM adalah tim yang selalu mendukungnya. Sebagai ketua, menurut Bang Belly, yang harus menjadi fokus bukanlah gelar, tetapi manfaat. Bagaimana kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di tempat dan waktu tersebut. Selain itu, menurut Bang Belly, jadi ketua BEM juga seru banget. Bisa kenal sama mahasiswa, berjejaring dengan BEM-BEM seluruh Indonesia, hingga mengkaji permasalahan sosial dan politik.

Ternyata perjalanan Bang Belly panjang banget ya, Sobat Millennials. Dari jadi MABA (Mahasiswa Baru) sampai di akhir studinya, ia aktif dalam keikutsertaan program-program kampus. Nah, sekarang gimana nih, Sobat Millennials? Setelah mendengar cerita Bang Belly, aku harap sobat millennials gak ragu lagi ya buat menjadi ketua BEM. Pokoknya, siapapun dan dari manapun kamu, asalkan niatnya baik, pasti Tuhan permudah dan semesta mendukung.

Oke deh segitu dulu cerita aku kali ini tentang Bang Belly, sampai jumpa di cerita selanjutnya ya, Sobat Millennials! Salam berdaya, berkarya, bermakna!

1 Comment

  1. Avatar

    Terimakasih Dhea dan Rumah Millennials.. 🙏🏻

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *