Travelling Jangan Sekedar Jalan-Jalan, Social Impact Perlu Dilakukan Untuk Indonesia Lebih Baik

JAKARTA – RumahMillennials.com | Sobat Millennials, kapan terakhir kali kamu jalan – jalan? Hal apa yang berkesan dalam travelling-mu akhir-akhir ini? Mungkin masih banyak orang yang berpikir travelling hanya sekedar jalan-jalan untuk bersenang-senang. Akan tetapi alangkah baiknya membawa dampak positif (social impact) terhadap lingkungan sekitar.

Dalam rangka Hari Pariwisata Dunia dan Hari Komunitas Nasional 2019, Rumah Millennials kembali mengadakan M-Talks “Explore Indonesia With Tourism” pada tanggal 28 September 2019 yang lalu di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta. Acara tersebut sukses dilaksanakan dengan mengundang generasi Milenial untuk membuka matanya tentang pariwisata melalui pembicara ahli di setiap bidangnya. Mulai dari Afriansyah Zulhairin sebagai Digital strategist team percepatan millennials Kementerian Pariwisata, Bethary Estetika sebagai Putri Pariwisata Gorontalo 2017, Abdul Razak sebagai Travel Enthusiast, Safhira Alfarisi sebagai Sociotraveller & Founder Beasiswa 10.000, dan yang terakhir ada Fransiska Dimitri sebagai Perempuan Indonesia Pertama Menyelesaikan Rangkaian 7 puncak Dunia. Keren-keren kan?

Menurut Safhira Alfarisi, “Berkunjung keluar negeri, menyadari bahwa kita bangsa Indonesia banyak tertinggal”. Salah satu contohnya adalah etika mengantri di eskalator, dimana seharusnya ada bagian -bagian yang sudah diatur untuk diam ditempat pada sisi tertentu dan sisi lainnya untuk berjalan cepat yang sedang terburu-buru sehingga tidak menggangu aktifitas pengguna lainnya. Sesimpel itu! Maka dari itulah, melalui travelling kita tidak hanya sekedar berjalan-jalan akan tetapi belajar dan mengajar serta bertukar pikiran kepada masyarakat luas untuk memberikan social impact agar Indonesia lebih maju.

Safhira Alfarisi

Peran Putri Pariwisata mempunyai tugas mulia, yaitu mempromosikan Pariwisata Indonesia. Kata Bethary Estetika “Walaupun Putri Pariwisata memiliki perwakilan dari setiap daerahnya, sebagai Putri Pariwisata juga harus bisa mengetahui segala sesuatu dunia pariwisata di seluruh Indonesia.” Maka dari itu, sebagai Putri Indonesia harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut diantaranya: Beauty, Brain, and Behavior. Maksudnya Beauty, bukan sekedar cantic dari luar tapi juga dalamnya (kepribadiannya); Brain adalah yang pastinya cerdas dan berwawasan luas terhadap sektor Pariwisata Indonesia; Behavior adalah tingkah laku atau etika dalam berbicara maupun bersikap untuk selalu ramah kepada siapapun dalam keadaan apapun.

Bethary Estetika

Ketika travelling, Sobat Millennials lebih suka jalan-jalan sendiri atau bersama teman/kolega? Menurut Abdul Razak, 60% traveller lebih suka jalan-jalan sendiri. Kenapa? Karena setiap orang ingin mempunyai pengalaman berkesan di setiap perjalanannya. Melalui travelling akan menjalin relasi baru yang menghubungkan rencana-rencana berikutnya. Berdasarkan pengalamannya sebagai Travel Enthusiast, ternyata Abdul Razak yang biasa dipanggil Zaki, punya pengalaman buruk ketika travelling ke luar negeri. Dan dari situlah dia belajar bahwasanya travelling itu juga butuh perencanaan yang matang, berikut ini tips trip plan dari Zaki diantaranya: Buat daftar mau kemana, riset anggaran dan destinasi yang ingin dikunjungi lalu persiapkan jadwal yang tepat untuk kenyamanan ketika travelling nantinya.

Abdul Razak ‘Zaki’

Mendaki gunung adalah hobinya, Fransiska Dimitri sang Perempuan Indonesia Pertama Menyelesaikan Rangkaian 7 Puncak Dunia. Butuh perjuangan keras dan persiapan yang begitu panjang untuk mencapai itu semua. Mulai dari perjuangan fisik hingga mental, melewati iklim yang berbeda dari kehidupan sehari-harinya di Indonesia selama beberapa minggu di atas ketinggian. Walaupun begitu, cewe yang biasa dipanggil Didi itu mengaku awalnya takut untuk melangkah karena merasa dirinya masih seorang pendaki amatir dalam regunya. Padahal dirinya tau jika tugas yang dihadapinya penuh dengan rintangan yang bahkan menyangkut hidup dan matinya akan tetapi dia tetap memberanikan diri untuk terus melangkah dan pada akhirnya dia berhasil menaklukkan 7 Summit (Puncak Gunung) di Dunia.

Fransiska ‘Didi’ Dimitri

Afriansyah Zulhairin perwakilan dari Kementerian Pariwisata berpesan kepada seluruh traveller Indonesia untuk selalu memanfaatkan media sosial dengan bercerita dan menampilkan dokumentasi terbaiknya disertai hastag #WonderfulIndonesia #PesonaIndonesia agar Perindustrian Pariwisata dapat berkembang dan dikenal oleh seluruh mancanegara.

Sudah kepikiran apa yang ingin dilakukan pada Travelling berikutnya? Yuk jadilah generasi Milenial yang #BerdayaBerkaryaBermakna. Sampai jumpa di M-Talks berikutnya, Sobat Millennials~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *