Mumpung Masih Muda, Banyak – Banyakin Investasi Kegagalan!

Bekasi – RumahMillennials.com | Rumah Millennials secara resmi membuka cabang regional di Provinsi Jawa Timur, Sabtu 22 Agustus 2020 lalu. Salah satu dari dua sesi M-Talks Launching Rumah Millennials Regional Jawa Timur, mengangkat tema “Pemuda Adalah Harapan”, dengan mengundang dua narasumber yaitu Ahmad Adi Suryo (CEO PT Mahakam Group International & Founder atapkita.com) dan Agnez Susanto (Indonesian Young Leaders Exchange Program & Co-Founder heySTARTIC).

Menurut Ahmad, ditengah situasi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini, salah satu karakter generasi millennial adalah agile, atau kecepatan dalam beadaptasi. Generasi yang dikenal digital native ini, mampu beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi di dunia ini lewat penguasaan teknologi dan semangat kolaborasi yang tinggi, sehingga banyak sekali produk inovasi – inovasi kreatif yang tercipta khususnya di bidang bisnis.

Meski begitu, millennial perlu merasakan banyak kegagalan untuk mencapai kesuksesan. Bagi Ahmad, investasi akan memiliki gain di masa depan, sehingga mumpung masih muda berinvestasilah terhadap kegagalan terutama dalam membangun bisnis. Ambil start kegagalan lebih dulu karena kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Namun, kegagalan tersebut harus bisa diukur jangan sampai terlalu gegabah dan kehilangan semua kesempatan.

Dalam pandangan Agnez, karakter yang paling menonjol dari generasi millennial identik dengan kreatifitas, kolaborasi, dan penuh inovasi. Dalam situasi pandemi covid-19 begini, selama PSBB ada istilah “generasi rebahan”. Cukup dengan rebahan, maka kamu bisa menyelamatkan Indonesia. Apakah benar rebahan saja bisa membuat suatu gebrakan untuk Indonesia? Bagi Agnez, bisa!

Tentu bukan rebahan seperti malas – malasan dan tidak melakukan apa – apa, istilah dari Agnez “Generasi Rebahan Bikin Gebrakan”, memiliki arti yang lebih dalam. REBAHAN itu singkatan dari Riset, Empati, Bergerak, Ajak – ajak, HAsil Nyata.

Millennial bisa melakukan riset dan empati dengan melihat sekelilingnya untuk mendapatkan ide dalam berinovasi. Seperti yang dilakukannya di heySTARTIC, berawal dari pembagian sembako, heySTARTIC mencoba membuat tas daur ulang terjangkau dari bekas kertas semen yang bisa digunakan untuk menggantikan kantong plastik sekali pakai.

Bergerak dan Ajak – ajak, tentu mengajak anak – anak muda lain untuk ikut melakukan sesuatu yang bermanfaat. Salah satu caranya dengan mengadakan live di media sosial seperti Instagram, atau konten Instagram TV secara rutin. Lewat satu inspirasi di live Instagram, Agnez ingin menantang followers untuk membuat konten atau produk kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan. Saat ada permasalahan di masyarakat, pemuda/i harus mencari solusi dan berkolaborasi untuk menyelesaikannya.

Lalu dari kolaborasi tersebut menghasilkan hasil nyata, yang bisa memberikan dampak positif ke banyak orang yang membutuhkan. Lewat Rumah Millennials, Agnez dan Ahmad yakin ekosistem pemuda/i yang berdaya, berkarya, bermakna akan terwujud karena sudah ada wadah yang tepat dimana banyak sekali pemuda – pemuda hebat. Maka dari itu, Agnez dan Ahmad sangat antusias menyambut dibukanya Rumah Millennials regional Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *