Ahok Buka – Bukaan Bareng Najwa Shihab Soal Hidupnya

Bekasi – RumahMillennials.com | Basuki Tjahaja Purnama atau biasa akrab dengan sapaan Ahok atau BTP, ngobrol secara blak – blakan bareng Founder Narasi.TV, Najwa Shihab, soal hasratnya dalam berpolitik, menjadi komisaris di Pertamina, pandangannya soal covid-19, sampai masalah rumah tangganya yang ramai dibicarakan.

Karakter khas Ahok yang selalu terang – terangan dalam menyampaikan sesuatu dan gak banyak basa-basi terlihat jelas dalam sesi bincang – bincang bareng Najwa Shihab, di rangkaian acara Bertemu Indonesia Minggu 16 Agustus 2020.

“Pejabat – pejabat kita kan di Pertamina, di migas itu enggak bodoh semua, doktor, professor semua. Kita enggak ngerti, yang jelas barangnya enggak jadi kan? 5 tahun Pak Jokowi kan enggak ada yang jadi”, tegas Ahok menyinggung soal masalah pembangunan kilang di tanah air.

Saat ditanya Najwa soal Ahok yang sepertinya tidak berani mengkritik Presiden Jokowi, Ahok dengan santai menjawab “saya tetap mengkritik kalau bertemu. Kalau lagi ngobrol berdua, kalau ada yang mau saya sampaikan ya saya sampaikan”.

Ahok juga menyinggung bagaimana dirinya kesulitan saat mau membangun bisnis baru karena stigma dirinya soal penista agama. Soal keyakinan, Ahok sangat meyangkan bagaimana keyakinan – keyakinan tertentu dijadikan bahan untuk menjatuhkan kaum minoritas seperti dirinya.

“Kalau keyakinan seperti saat ini, kita menganggap ini bukan agama samawi, Candi Borobudur mungkin sudah tidak ada. Kalau nenek moyang berpikir radikal, tidak ada yang namanya candi – candi. Inilah bangsa Indonesia yang dirindukan, kita enggak bisa memaksakan suatu keyakinan” kata Ahok menyinggung soal melihat Indonesia saat ini.

Selain itu, Ahok juga melihat pandemi covid-19, pemerintah salah ambil kebijakan dan lambat dalam penanganan itu wajar karena wabah ini baru. Tidak ada satu pun yang berpengalaman dalam menghadapi wabah seperti ini, jadi kalau ada salah itu wajar.

Ahok mengingatkan “yang penting saat ini kita harus berusaha, tidak usah banyak kritik, punya empati, dan berjuang bersama”.

Membahas soal rumah tangganya yang kerap jadi perbincangan netizen, Ahok mengingatkan kalau bisa jangan cerai. Memang ini sulit dilakukan karena Ahok sendiri juga bercerai, tetapi dia mengingatkan perceraian memberikan efek yang berkepanjangan untuk diri sendiri dan anak – anak. Maka dari itu, binalah hubungan rumah tangga sebaik mungkin.

Pesan Ahok pada generasi muda terutama di era digital yang serba transparan dan cepat ini, agar berhati – hati dalam bermain media sosial karena yang semua kita lakukan punya jejak digital yang bisa bertahan hingga ribuan tahun. Nikmatilah hidup di hari ini, jangan terlena dan termakan paradox media sosial yang bisa membuat frustasi terlalu cepat. Realistis saja menerima apa yang memang tidak bisa dilakukan dan diraih. Lalu, tidak perlu khawatir berlebihan, karena yang dikhawatirkan belum tentu terjadi. Hidup itu enggak usah terlalu terburu – buru, gak apa – apa terlambat yang penting terus melangkah. Semuanya sudah ada yang ngatur, tinggal kita terus melakukan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *