3 Kata Ajaib Ini Adalah Kunci Bagi Pemimpin Dalam Menyampaikan Pesan Positif

Bekasi – RumahMillennials.com | Memiliki keahlian berkomunikasi yang cakap sangat penting bagi seorang pemimpin. Apapun lingkup yang dipimpinnya, baik organisasi, perusahaan, negara, bahkan sekecil RT/RW, pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa berkomunikasi dengan setiap anggota – anggotanya.

Bagaimana bisa menyampaikan pesan baik, visi & misi dari sebuah organisasi, dan menyelesaikan permasalahan jika pemimpinnya saja tidak mampu berkomunikasi dengan baik? Yang ada, para anggotanya akan bingung harus apa dan ini bisa memicu konflik yang berkepanjangan.

Sebagai Founder Rumah Millennials, Taufan Teguh Akbari memberikan penjelasan bagaimana seorang pemimpin bisa menyampaikan pesan baik dan diterima oleh seluruh anggotanya. Dalam webinar Festival Indonesia Bangkit persembahan dari Indonesia Millennial Connect Selasa 23 Juni 2020, Taufan mengingatkan pada lebih dari 200 pemuda/i yang hadir bahwa sebagai pemimpin jangan lelah memberikan motivasi dan pesan positif kepada anggota, agar mereka terpacu untuk bergerak maju.

Misalnya dalam komunitas, pemimpin itu bukan boss yang bisa seenaknya menyuruh – nyuruh atau membentak anggotanya, titelnya saja yang berbeda tetapi posisinya di organisasi beriringan dengan anggota. Maka dari itu, berhati – hatilah dalam berbahasa saat berkomunikasi! Pilihlah kata yang tepat dalam menyampaikan pesan positif agar sampai di hati para anggota. Butuh empati dan kepekaan agar seorang pemimpin bisa menyesuaikan tata bahasa dengan anggotanya, sehingga anggota bisa menerima pesan itu dengan baik dan akan selalu diingat.

Menurut Taufan, mengajak dialog saat menyampaikan pesan positif menjadi salah satu metode ampuh agar anggota merasa pesan yang disampaikan ada maksud baik. Berdialog bisa sesimpel dalam membalas pesan teks, balaslah dengan gaya yang lebih ekspresif, apresiatif, sehingga lebih hangat komunikasinya dan terhindar dari kesalahpahaman.

Ada tiga kata ajaib yang harus bisa diucapkan secara fasih oleh pemimpin bila ingin mendapatkan respek dari anggotanya. Tiga kata tersebut yakni “maaf”, “tolong”, “terima kasih”, dengan ketiga kata tersebut bisa membuat orang yang benci menjadi cinta, mengubah lawan menjadi kawan. Tiga kata itu sangat simpel dan sudah diajari sejak kecil, namun nyatanya sulit sekali diucapkan di bibir karena ego yang kelewat tinggi dan hawa nafsu yang tak terkendali, sehingga tak jarang orang jadi gengsi saat mengatakannya. Untuk itulah, pemimpin harus memiliki sikap rendah hati dan tetap membumi walaupun sudah mencapai beragam prestasi dan mendapatkan banyak pengakuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *