Marsya Gusman, Seorang Pemenang Beauty Pageant Yang Tetap Rendah Hati Dan Haus Belajar

Jakarta – RumahMillennials.com | Menjadi cantik tentu impian dari semua perempuan di seluruh dunia. Ditambah lagi, punya otak cerdas, mandiri, dan mampu memberdayakan diri sendiri pastinya akan memberikan manfaat lebih pada diri perempuan.

Tetapi, cantik yang kayak gimana? Inilah permasalahannya! Cantik itu subjektif, jadi gak bisa dikasih standar dari siapapun baik oleh keluarga, lingkungan sekitar, maupun media.

Jika kamu mencari – cari wanita cantik dan cerdas yang bisa jadi panutan, saya kenalin rekan Rumah Millennials yang satu ini. Dia adalah Marsya Gusman, yang merupakan Miss Internet 2017, 3rd runner up Miss Asia International, dan founder Womenpedia. Saat ini, Marsya juga menjadi ketua bidang pariwisata Rumah Millennials.

Cerita Marsya ikut beauty pageant sebenarnya berawal dari ajakan teman. Ya katanya sih mumpung masih muda, usia dibawah 25 tahun, jadi masih bisa ikut beauty pageant. Meskipun berlatar belakang digital marketing dan bisnis, Marsya ikut beauty pageant pertama untuk Miss Earth, yang fokus pada global warming, dan lingkungan. Meski tidak menang, tapi Marsya merasa senang karena punya kesempatan belajar banyak hal baru dan ketemu orang – orang keren di ajang Miss Earth.

Berlanjut ke Miss Internet yang diadakan oleh Asosiasi Penyedia Jasa Internet (APJI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Berkat kegigihannya, Marsya berhasil keluar sebagai juara 1 Miss Internet pada 2017. Walaupun berbekal pengetahuan dan pengalaman digital, Marsya tetap rendah hati belajar hal – hal non-teknis seperti cara menghadapi hoax, cyberbullying, dan bijak menggunakan media sosial. Selain itu, kemampuan berkomunikasi juga Marsya pelajari selama ikut Miss Internet, karena dia harus turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan literasi digital seperti ke sekolah – sekolah, ibu – ibu di berbagai daerah, dan acara – acara sharing session bersama anak – anak muda.

Berlanjut lagi ke Miss Asia International dimana Marsya fokus mempelajari isu – isu yang terngah terjadi di Asia dan woman empowerment. Meskipun hanya menjadi 3rd runner-up, Marsya sudah bersyukur dan bangga bisa berada di Miss Asia International karena bisa bertemu, berjejaring, dan belajar dengan perempuan – perempuan hebat di Asia. Dari ikut Miss Asia International inilah, Marsya terinspirasi untuk menggagas Womenpedia; sebuah wadah bagi para wanita untuk belajar berbagai soft-skill, networking, dan berwirausaha.

Perjalanan Marsya selama mengikuti beauty pageant membuat dirinya menjadi lebih dewasa dan mengerti bagaimana menempatkan diri dalam suatu lingkungan. Dia bukan seseorang yang terobsesi untuk memenangkan kontes – kontes itu, ataupun terlalu sedih saat kalah, tapi Marsya mengutamakan apa yang ia pelajari selama mengikuti kontes, serta mampu memperluas koneksinya ke orang – orang hebat yang ia temui, dan dampak setelahnya. Yang penting Marsya sudah melakukan yang terbaik, dan bersyukur bisa menjadi bagian dari beauty pageant baik di Miss Internet, Miss Earth, maupun Miss Asia International.

Bagi Marsya, ikut beauty pageant bukan hanya soal cantik – canitkan, melainkan seorang wanita harus bisa menempatkan diri dimana dia berada, aktif menambah network, dan gali potensi diri dalam menambah pengalaman. Cantik itu sendiri, merupakan hal subjekti tidak ada pakem atau standar khusus bagaimana perempuan itu terlihat cantik. Menurut Marsya, cantik tidak dinilai dari segi fisik saja, tapi dari hal – hal kecil yang ditampilkan seorang wanita saja itu sudah cantik, misalnya terlihat bersih dan rapih itu sudah termasuk cantik, atau smart dan enak diajak ngobrol juga sudah terlihat cantik. Masalahnya, kerap kali masyarakat dan media menonjolkan wanita cantik itu seperti apa sehingga ada standar – standar yang harus dipenuh jika ingin terlihat cantik. Padahal, kalau kamu melakukan apa yang dikatakan Marsya seperti bersih, smart, percaya diri, dan nyaman dengan dirinya itu sudah termasuk cantik.

Marsya berpesan agar setiap wanita menekuni apa yang sudah menjadi minat dan passion mereka, serta percaya diri dengan apa yang kamu jalani. Gak usah haus perhatian, kalau kamu melakukan yang terbaik maka apresiasi akan datang dengan sendirinya.

Selalu berpikir positif dalam melihat kejadian dalam hidup memang tidaklah mudah, tapi apa salahnya untuk mau mencoba. Seperti Marsya, yang selalu mengambil nilai – nilai positif dalam apapun yang ia jalani sekalipun dia gagal, karena dengan cara itulah kita belajar untuk mengembangkan diri. Jangan terlalu merasa insecure kalau terlihat berbeda, karena manusia memang diciptakan dengan segala keunikannya masing – masing. Jadi gak ada yang lebih cantik atau jelek, semuanya cantik jika kamu bisa mengartikan cantik bagi dirimu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *