Perpaduan Budaya Dua Negara Dalam Acara Sinologi Festival 2018

Perpaduan Budaya Dua Negara Dalam Acara Sinologi Festival 2018

JAKARTA – RumahMillennials.com | Sinologi Festival (SINOFEST) merupakan festival tahunan yang di  selenggarakan oleh IMSI (Ikatan Mahasiswa Sinologi Indonesia), yaitu persatuan mahasiswa program studi Sastra Cina. Sinofest tahun ini diselenggarakan di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia selama dua hari berturut-turut, yakni dari tanggal 15-16 November 2018.

IMSI mempunyai dua tujuan dalam acara Sinofest ke 17, diantaranya mewadahi universitas yang memiliki Program Studi Cina di seluruh Indonesia untuk bersama – sama meningkatkan ilmu dan kemampuan di bidang akulturasi budaya Indonesia dan Tionghoa. Yang kedua, Sinofest juga menjadi ajang pertunjukan kemampuan mahasiswa program studi Cina Universitas Indonesia di bidang seni.

Sinofest ke-17 kali ini bertema “Akulturasi Budaya Bali dan Cina Sebagai Warisan Budaya Indonesia” yang dimeriahkan dengan berbagai acara yang menarik yang mengangkat akulturasi budaya Bali dan Cina, seperti:

  1. Lomba pidato
  2. News anchor
  3. Cerdas cermat bahasa Mandarin
  4. Pementasan drama, dan gala dinner.

Adapun konsep Sinofest 2.0 terinspirasi dari akulturasi budaya Tionghoa terhadap budaya Bali. Seperti yang kamu tahu, Pulau Bali terkenal dengan budayanya yang kaya, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa ada beberapa akulturasi budaya Cina dalam budaya Bali. Seperti contoh ukiran bunga di beberapa bangunan Pura yang biasa dipakai untuk tempat beribadah umat Hindu di Bali, adalah interpretasi dari budaya Tionghoa yang disesuaikan dengan adat istiadat Bali. Acara ini ditutup dengan penampilan seni musik tradisional Cina dan Helena Andrian dari Indonesian Idol 2014.

Melalui acara Sinofest ini, para mahasiswa bermaksud menunjukan bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku dan keturunan orang asing yang sudah tinggal selama ratusan tahun di tanah air. Oleh karena itu, semboyan negara kita, “Bhinneka Tunggal Ika”, menunjukan bahwa meskipun begitu banyak perbedaan suku, warna kulit, dan asal-usul, namun kita tetap bagian dari NKRI.(audi)

Journalist and Publication Coordinator at Rumah Millennials
The man who love to share about interesting and unique story of Indonesia as well as youth development through youth organization community. Currently, Audi started his career as public speaker in radio and being freelance MC and Moderator for several events

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *