Manajemen Konflik: Bagaimana Mengatasi Suatu Konflik?

Manajemen Konflik: Bagaimana Mengatasi Suatu Konflik?

RumahMillennials.com | Sebuah perusahaan dalam skala besar ataupun kecil pastinya memiliki beragam masalah di dalamnya. Tidak hanya soal masalah seputar kinerja karyawan saja, akan tetapi cenderung lebih kompleks mulai dari gaya kepemimpinan atasan kurang baik, kinerja karyawan kurang maksimal, ditambah lagi masih banyak bentuk kendala antar karyawan. Dari situlah diperlukan solusi-solusi tepat dalam mengontrol manajemen konflik agar semua masalah bisa terpecahkan.

Serangkaian masalah memang jadi sebuah konflik yang berdampak buruk bagi semua lapisan. Namun tidak jarang karyawan belum tahu seperti apa manajemen terbaik dalam mengatasi konflik internal. Bahkan bagaimana dampak buruknya kepada perusahaan. Maka dari itu akan kita ulas secara mendalam seputar bagaimana cara-cara terbaik mengatasi sebuah konfilik di sebuah perusahaan.

Definisi Manajemen Konflik
Sebelum kita masuk ke dalam persoalan utama kemudian bagaimana cara mengatasi konflik di sebuah perusahaan, alangkah baiknya jika kita mengerti dahulu seperti apa manajemen konflik tersebut. Ternyata manajemen konflik sendiri menjadi salah satu serangkaian reaksi kemudian aksi dari berbagai pelaku baik itu dari pihak luar ataupun dalam sebuah konflik. Jadi manajemen konflik sendiri bisa jadi sebuah pendekatan dengan tujuan orientasi sebuah proses untuk memperlihatkan komunikasi baik dari perilaku sampai komunikasi. Nantinya beberapa pihak seperti dari luar akan memberikan informasi akurat hingga terciptanya sebuah komunikasi lebih efektif.

Jadi ada banyak definisi seputar manajemen konflik ini sehingga pada intinya adalah sebuah proses dimana banyak individu melakukan langkah-langkah untuk mengakhiri berbagai perselisihan dengan dampak besar hingga akhirnya semua masalah terpecahkan.

Cara Mengatasi Konflik Memanfaatkan Manajemen Konflik
Sudah jelas dari berbagai macam konflik internal ataupun eksternal perusahaan bisa saja diatasi menggunakan berbagai metode menarik. Maka dari itu akan kita ulas secara mendalam seperti apa cara-cara mengatasi konflik di dalam internal seperti karyawan terhadap pimpinan ataupun lainnya.

  • Metode Rujuk

Pertama ada metode rujuk dimana dilakukan oleh pihak bersengketa kemudian bisa jadi sebuah pendekatan dan hasrat untuk kembali bekerja sama hingga menjalankan sebuah hubungan baik demi kepentingan bersama. Dari metode rujuk ini biasanya diperlukan mediasi hingga manajemen konflik bisa diterapkan dan mengurangi unsur ketegangan di beberapa pihak.

  • Persuasi

Metode persuasi juga bisa dilakukan untuk memberi perubahan posisi dari pihak lainnya. Tujuan dari persuasi ini sangat baik yakni mengurangi kerugian yang bisa muncul dengan adanya berbagai bukti faktual hingga bisa memperlihatkan bahwa dari pendapat beberap orang akan memberikan keuntungan serta konsistensi dalam penerapan norma hingga standar keadilan yang sekarang masih berlaku.

  • Metode Pemecahan Masalah Terpadu

Ada solusi lainnya bisa dengan mudah diterapkan untuk memberi sistem manajemen konflik lebih baik, yakni menggunakan metode pemecahan masalah terpadu. Nantinya terdapat usaha untuk menyelesaikan masalah dengan menggabungkan berbagai kebutuhan kedua belah pihak. Bahkan beberapa proses masih bisa terjadi seperti bertukar informasi, fakta, perasaan, kemudian masih memperlihatkan berbagai macam solusi untuk menimbulkan rasa saling percaya kemudian dapat menghadirkan berbagai alternatif pemecahan masalah dengan keuntungan berimbang di kedua belah pihak.

  • Tawar Menawar

Metode tawar menawar juga masih saja jadi solusi terbaik untuk meredakan konflik internal ataupun eksternal di sebuah perusahaan. Metode tawar menawar ini akan menghadirkan penyelesaian yang nanti bisa diterima oleh kedua pihak. Bahkan dari kedua pihak tersebut akan mempertukarkan konsesi yang mana tanpa mengemukakan sebuah janji secara eksplisit.

  • Penarikan Diri

Salah satu manajemen konflik yang sekarang kerap dilakukan adalah salah satu atau kedua pihak saling menarik diri dari hubungan. Untuk cara satu ini memang terlihat efektif jika keduanya tidak terlalu aktif berinteraksi kemudian sanggup mengerti seperti apa tugas satu sama lainnya yang masih bergantung.

  • Pemaksaan dan Penekanan

Masih ada solusi untuk mengatasi berbagai macam konflik salah satunya penekanan dan pemaksaan. Sampai sekarang cara satu ini bisa digunakan dengan menekan pihak lain agar cepat menyerah. Akan tetapi cara satu ini bisa menggunakan bentuk ancaman ataupun bentuk intimidasi sehingga kurang efektif karena dari salah satu pihak harus bisa menyerah atau mengalah secara terpaksa.

  • Konsultasi

Solusi lain agar sebuah konflik di dalam perusahaan bisa teratasi adalah konsultasi dimana tujuannya sendiri digunakan untuk memperbaiki hubungan antar kedua belah pihak. Tidak hanya itu karena bisa juga ditujukan untuk mengembangkan kemampuan hingga dapat menyelesaikan konflik. Dari konsultasi ini dibutuhkan seorang konsultan hingga dapat memberi solusi berupa teknik untuk meningkatkan aspek persepsi dan kesadaran seputar tingkat laku.

  • Mediasi

Metode mediasi atau pertengahan juga masuk dalam manajemen konflik yang sangat baik untuk menjadi solusi mengurangi tingkat ketegangan di sebuah sengketa. Mediasi ini membutuhkan peran mediator yang secara langsung diundang untuk membantu memberi solusi hingga mengumpulkan fakta ditambah lagi bisa memperjelas masalah yang sedang terjadi hingga akhirnya diberikan solusi terbaik. Namun mediasi ini sepenuhnya bisa berjalan lancar tergantung dari kepiawaian seorang madiator itu sendiri.

  • Arbitrase

Biasanya pihak ketiga juga memiliki andil untuk campur tangan dalam sebuah sengketa. Kini pihak bersengketa tidak bersedia berunding terutama dari usaha kedua pihak dalam menyelesaikan masalah. Maka dari itu dibutuhkan pihak ketiga yakni dalam metode arbitrase. Nantinya pihak ketiga akan mendengarkan keluhan dari kedua pihak hingga nantinya berfungsi sebagi hakim. Pencarian masalah menjadi titik fokus hingga cara ini tidak memberikan keuntungan kepada dua pihak bersengketa, akan tetapi mampu memberikan solusi terbaik bagi banyak pihak.

Dari solusi manajemen konflik tersebut masih diperlukan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam mengatasi sebuah masalah. Berikut beberapa hal penting yang wajib Anda perhatikan di dalam mengatasi banyak konflik.

1. Mencegah Konflik Destruktif
Berbagai pencegahan bisa dilakukan sebelum terjadi konflik destruktif dengan sifat merusak berbagai macam fasilitas ataupun terjadinya konflik berkepanjangan.

2. Menghadirkan Komunikasi Efektif
Pastinya dari komunikasi efektif menjadi salah satu tujuan utama kenapa dilakukan upaya mediasi hingga berbagai macam metode dalam menyelsaikan konflik.

3. Memberikan Penerapan Aturan Baku
Ketiga ada aspek penting untuk bisa menerapkan aturan baku terhadap karyawan di sebuah perusahaan baik dari sisi internal ataupun eksternalnya.

4. Menciptakan Iklim Kerja Harmonis
Sudah jelas dari iklim kerja yang lebih harmonis jadi hal menarik dalam manajemen konflik ini. Maka dari itu tujuannya harus bisa jelas hingga bisa memberikan banyak keuntungan utamanya.

Setiap konflik dalam ruang lingkup perusahaan besar ataupun kecil harus bisa memperlihatkan banyak manfaat terbaik. Maka dari itu siapa saja yang berhasil menyelesaikan berbagai konflik di dalam perusahaan akan terus mendapatkan kinerja karyawan lebih optimal dibandingkan sebuah perusahaan yang tak pernah memperhitungkan semua aspek. Jadi bisa kita lihat bahwa semua akses dalam manajemen konflik sendiri dapat memperlihatkan banyak peluang, hingga akhirnya soerang karyawan merasakan kenyamanan bisa bekerja secara penuh. Ditambah lagi dari ruang lingkup kerja juga lebih optimal.

Cara-cara di atas memang tidak menjamin semua konflik akan terselesaikan, yang terpenting kamu sudah berusaha. Jika konflik tetap muncul dan bikin tidak nyaman di kantor, pindah ke kantor baru bisa menjadi solusi kamu. Cari lowongan kerja terbaru coba di Urbanhire. Buat akun Urbanhire dan lengkapi profil Urbanhire-mu!

Sumber: Urbanhire

 

Edu. Board Games Designer

Founder Demeira Nusantara
(Board Games Studio)
www.demeira.com
Follow @DemeiraPlay (IG/FB/Tw)

Inisiator Replay Indonesia
(SDGs Board Games Movement)
www.ReplayID.com
Follow @ReplayID (IG/FB/Tw)

Team Hore Redaksi RumahMillennials.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *