Future Leader Summit Mengajak Gen Y Untuk Mempersiapkan Diri Menghadapi “Industry 4.0”

Future Leader Summit Mengajak Gen Y Untuk Mempersiapkan Diri Menghadapi “Industry 4.0”

JAKARTA – RumahMillennials.com | Revolusi industri sudah memasuki babak baru dalam perkembangannya, dimana saat ini dunia digital dan data resources menjadi aset yang bahkan lebih berharga daripada minyak. Revolusi industri ini dikenal dengan sebutan “industry 4.0”.

Dunia sudah saling terkoneksi karena berkembangnya internet dan teknologi. Berbagai inovasi dan disrupsi diberbagai profesi terus muncul seiring semakin berkembangnya kreatifitas manusia yang disebabkan oleh internet, teknologi, dan informasi.

Untuk itu sebagai generasi yang akan memimpin bangsa Indonesia di masa depan, sudah saatnya peka terhadap segala perubahan yang terjadi di setiap aspek kehidupan terutama dalam bidang pendidikan dan karir.

Atas dasar itulah, Future Leader Summit (FLS) mengadakan diskusi dengan tema “Disruptive Thinking: Millennials Guide On Industry 4.0” berkolaborasi dengan Kolega x Markplus. Dalam acara ini, FLS mengundang tokoh millennials yang sudah berkarya dan memberikan dampak positif di bidang pendidikan. Mereka diantaranya:

  1. Andes Rizky – Co-founder Shinta VR
  2. Indra Sugiarto – Founder Katalist, Masuk Kampus, dan Tentor
  3. Wendy Pratama – Founder Lingkaran.co

Diskusi ini merupakan rangkaian campaign “Lead to inspire” yang dicanangkan oleh FLS menuju konferensi nasional Future Leader Summit 2018.

Dalam diskusi kali ini, para pembicara mengajak para generasi Y untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi industry 4.0 dengan mempelajari 10 skills yang dibutuhkan para tenaga kerja di masa depan. 10 skills ini berdasarkan hasil riset yang telah dipublikasikan oleh World Economic Forum.
10 skills tersebut adalah:

  1. Complex Problem Solving
  2. Critical Thinking
  3. Creativity
  4. People Management
  5. Coordinating With Others
  6. Emotional Intelligence
  7. Judgement and Decision Making
  8. Service Orientation
  9. Negotiation
  10. Cognitive Flexibility

10 skill tersebut akan sangat penting bagi generasi muda untuk bersaing dalam dunia karir yang akan mereka jalani nantinya. Ini dikarenakan pekerjaan yang saat ini ada bisa saja menghilang atau berganti fungsi. Tenaga manusia sudah tidak diperlukan lagi dalam profesi – profesi tersebut, nantinya akan digantikan oleh teknologi dan robot.

Saat ini sudah banyak disrupsi di berbagai industri yang menggantikan tenaga manusia ke teknologi dan robot. Sebut saja financial technology (Fintech) yang mendisrupsi industri perbankan karena adanya dompet online seperti OVO dan Go-Pay. Di industri pendidikan, sekarang sudah banyak e-learning, webminar, dan virtual campus sehingga siswa – siswi bisa belajar hanya bermodalkan gadget.

Meskipun perkembangan teknologi sangat masif di industry 4.0, ada banyak hal yang tidak bisa digantikan oleh teknologi. Hal tersebut adalah 10 skills yang dijabarkan World Economic Forum. 10 skills tersebut yang menjadi topik utama pembahasan diskusi “Lead to inspire” kali ini.

Sobat millennials, sudah seberapa siapkah kamu menghadapi industry 4.0? Apakah kamu sudah menguasai 10 skills yang dibutuhkan di industry 4.0?(audi)

Journalist and Publication Coordinator at Rumah Millennials
The man who love to share about interesting and unique story of Indonesia as well as youth development through youth organization community. Currently, Audi started his career as public speaker in radio and being freelance MC and Moderator for several events

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *