Cerita Anindya Putri Bangkit Melawan Haters Dan Mengharumkan Nama Indonesia

Cerita Anindya Putri Bangkit Melawan Haters Dan Mengharumkan Nama Indonesia

JAKARTA – RumahMillennials.com | Putri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri menceritakan bagaimana dia bangkit dari keterpurukan setelah banyak berita negative dan cyberbullying menyerang dirinya saat menang sebagai Putri Indonesia 2015. Bagi sobat millennials yang mengikuti berita tentang Putri Indonesia, tentu masih ingat dengan berbagai berita dan respon negatif terkait kemenangan Anindya Putri di ajang Putri Indonesia 2015.

Meskipun begitu banyak badai menerpa dirinya, Anin sapaan akrab Anindya Putri Kusuma tidak tenggelam dalam kegalauan. Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari keluarga dan teman – teman, Anin berhasil bangkit dan melangkah mengharumkan nama Indonesia di Miss Universe 2015.

Dalam sharing session di acara ulang tahun ke 9 Good News From Indonesia (GNFI) berkolaborasi dengan Rumah Millennials dengan tema “Indonesia Di9daya”, Anin berbagi kisahnya bangkit dari keterpurukan.

“Ketika menang (Putri Indonesia 2015), aku mendapat respon negatif dari masyarakat Indonesia. Sehari setelah menang ada pemberitaan negative tentang saya. Banyak yang ingin menjatuhkan saya” kata Anin.

Anin bercerita, dia langsung mengurung diri di kamar, having me time, dan telpon mama. Pesan dari mamanya membuat Anin semangat lagi dan bangkit.

“Mama meyakinkan bahwa, ketika kamu menang itu jalan dari Tuhan. Berarti ada maksud tersendiri kenapa kamu ada di posisi ini. Yayasan Putri Indonesia percaya bahwa kamu bisa menjadi Putri Indonesia, menjadi wakil Indonesia”.

“Saat itu aku yakin dan fokus bahwa, disini aku bukan bawa atas namaku tapi aku bawa atas nama Indonesia di ajang International nanti. Walaupun itu kontes beauty pageant, tapi I’m here for Indonesia”.

“Mau apa aja kata orang, saya tetep latihan, saya mulai dari nol dan akhirnya saya masuk 15 besar Miss Universe 2015”.

Anindya Kusuma Putri saat menang Puteri Indonesia 2015 (photo source: sidomi.com)

Anin menambahkan dalam vlognya bersaman saya, Audi Rahmantio bagaimana dia meyakinkan kembali dirinya bahwa kemenangannya di Putri Indonesia 2015 mempunyai maksud dan tujuan.

“Banyak yang meragukan aku it’s fine, gak apa – apa. Tapi pasti ada reason kenapa aku menang, kenapa Yayasan Putri Indonesia memberikan amanah kepada aku untuk menang, semua ada hikmahnya dan maknanya. Pasti aku sudah dipersiapkan untuk menjadi jati diri yang lebih kuat untuk memberikan manfaat lebih banyak kepada orang lain”.

“Jadi saat itu aku berpikir, biarkan orang lain meragukan kamu,tapi disini tugas kamu membawa nama baik Indonesia di ajang International”

“Saat Miss Universe, orang tidak akan memanggil aku ‘Anindya Putri’ tapi mereka akan memanggil aku

“Miss Indonesia”. That’s big responsibility”

“Jadi jangan hiraukan apa kata orang. Aku fokus mengembangkan diri aku. Belajar jalan dari nol, belajar pose dari nol. Aku fokus akan hal itu. Alhamdulillah, di Miss Universe aku berhasil masuk ke 15 besar”.

Pesan yang bisa kita ambil dari cerita Anindya Putri, orang lain boleh saja meragukan, mengejek, menghina karya dan usaha kita, tapi selama usaha kita itu memang ke arah yang positif, jangan hiraukan mereka. Terus berjuang, jangan putus asa, karena semuanya akan indah pada waktunya. (audi)

Journalist and Publication Coordinator at Rumah Millennials
The man who love to share about interesting and unique story of Indonesia as well as youth development through youth organization community. Currently, Audi started his career as public speaker in radio and being freelance MC and Moderator for several events

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *