Apakah Pengguna Tahu Apa yang Mereka Butuhkan?

Apakah Pengguna Tahu Apa yang Mereka Butuhkan?

RumahMillennials.com | Setiap developer pastinya akan selalu mengembangkan aplikasi yang mereka ciptakan. Pengembangan cenderung terjadi secara cepat dan kontinyu untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh pengguna.

Sebuah pertanyaan klasik dalam proses pengembangan aplikasi, “Apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pengguna?”

Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan riset melalui angket, umpan balik, dan maupun dari ulasan pada platform distribusi digital . Namun, sebelum angket, umpan balik, dan ulasan tersebut disebarkan dan diterima dari pengguna ataupun calon pengguna, tanyakan pada diri anda, apakah sebenarnya pengguna mengetahui apa yang mereka butuhkan (atau inginkan)?

Jangan Dengarkan yang Dikatakan Pengguna. Henry Ford mengatakan, “Jika saya bertanya kepada orang – orang apa yang mereka inginkan, mereka akan menjawab ‘kuda yang lebih cepat’.” Tidak menghiraukan perkataan orang – orang (yang kelak menggunakan ciptaan Ford), Henry Ford mengembangkan sebuah kerangka besi tua dengan mesin dan empat roda yang dapat mengangkut manusia maupun muatan di dalamnya, sama seperti fungsi kuda. Hanya saja ciptaan Ford dapat mengangkut beban yang lebih besar daripada kuda yang digunakan kebanyakan orang pada masa itu.

“Untuk menciptakan Users Experience terbaik, selalu perhatikan apa yang dilakukan oleh pengguna, bukan apa yang mereka katakan,” mengutip Jakob Nielsen dalam artikelnya First Rule of Usabilty? Don’t Listen To Users.

Pengguna bisa mengatakan hal – hal random dari pikiran mereka mengenai ekspektasi, kebutuhan, ataupun kendala. Bukan menjadi tugas pengguna untuk menjawab itu semua, tetapi tugas bagi developer untuk memantau dan menganalisa informasi yang didapat dari pengguna.

Menghargai Masukan dari Pengguna dan Memvalidasikan Informasi Setaip developer dituntut untuk memiliki forum diskusi pengguna. Pada forum ini, developer dapat memahami dan merespon informasi yang mereka terima dari pengguna. Setiap pengguna mungkin mengekspresikan ekspektasi mereka secara personal, sehingga input yang diterima akan beragam. Namun, perilaku pengguna memiliki pola – pola yang sama, dan
menjadi tugas bagi developer untuk mempelajari dan menganalisa pola – pola perilaku tersebut sehingga dapat menjawab ekspektasi pengguna, dan harus disadari, pengembangan aplikasi saat ini bertujuan untuk menjadi semakin personal dengan pengguna.

Ellysabeth Ratih Dwi Hapsari W.
(Mahasiswi Ilmu Komunikasi UNDIP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *